[HOTD] aRti sebuah nama

Family, Hadith of the Day 10 Comments »

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”
[QS. Al Ahqaaf, 46 : 15]

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra., ia berkata:
Seseorang di antara kami mempunyai anak. Ia menamainya dengan nama Muhammad. Orang-orang berkata kepadanya: Kami tidak akan membiarkanmu memberi nama Rasulullah saw. Orang itu berangkat membawa anaknya yang ia gendong di atas punggungnya untuk menemui Rasulullah saw. Setelah sampai di hadapan Rasulullah saw. ia berkata: Ya Rasulullah! Anakku ini lahir lalu aku memberinya nama Muhammad. Tetapi, orang-orang berkata kepadaku: Kami tidak akan membiarkanmu memberi nama dengan nama Rasulullah saw. Rasulullah saw. bersabda: Kalian boleh memberikan nama dengan namaku, tetapi jangan memberi julukan dengan julukanku. Karena, akulah Qasim, aku membagi di antara kalian

Links:
[membeRi nama bayi / anak secaRa islami]
http://syiarislam.wordpress.com/2008/01/25/memberi-nama-bayi-anak-secara-islami/

  • Meski sastrawan Inggris, Shakespeare, berkata “What’s in a name?” Apalah arti sebuah nama?” Namun dalam Islam, nama itu penting.
  • Hendaknya memberi nama (tasmiyah) dilakukan pada saat aqiqah, yaitu menyembelih 2 ekor kambing untuk anak lelaki dan seekor kambing untuk anak perempuan.
  • Haram menamakan anak dengan nama Allah seperti Malikul Amlak dan Malikul Mulk (Raja Segala Raja) karena itu adalah nama Allah. Jangan memberi nama anak dengan nama-nama Allah.
  • Sebaiknya nama adalah Abdul (Hamba) dengan Asma’ul Husna (99 Nama Allah yang baik) seperti Abdullah (Hamba Allah), Abdurrahman (Hamba Maha Pengasih), Abdul Hakim, Abdul Hadi, dan sebagainya.
  • Dari Aisyah ra., ia berkata: Asma binti Abu Bakar ra. keluar pada waktu hijrah saat ia sedang mengandung Abdullah bin Zubair. Ketika sampai di Quba’, ia melahirkan Abdullah di Quba’. Setelah melahirkan, ia keluar menemui Rasulullah saw. agar beliau mentahnik si bayi. Rasulullah saw. mengambil si bayi darinya dan beliau meletakkannya di pangkuan beliau. Kemudian beliau meminta kurma. Aisyah ra. berkata: Kami harus mencari sebentar sebelum mendapatkannya. Beliau mengunyah kurma itu lalu memberikannya ke mulut bayi sehingga yang pertama-tama masuk ke perutnya adalah kunyahan Rasulullah saw. Selanjutnya Asma berkata: Kemudian Rasulullah saw. mengusap bayi, mendoakan dan memberinya nama Abdullah. Tatkala anak itu berumur tujuh atau delapan tahun, ia datang untuk berbaiat kepada Rasulullah saw. Ayahnya, Zubair yang memerintahkan demikian. Rasulullah saw. tersenyum saat melihat anak itu menghadap beliau. Kemudian ia membaiat beliau.
  • Meski ada yang berkata bahwa memberi nama bisa dalam bahasa apa saja bukan hanya Arab, namun saya pribadi beranggapan dalam bahasa Arab lebih baik karena bahasa Arab merupakan bahasa umum/persatuan yang dipakai ummat Islam. Artinya bisa dipahami secara sama/standar oleh siapa saja. Misalnya kalau Muhammad kita tahu artinya terpuji, atau Abdullah adalah Hamba Allah.
  • Berikut adalah contoh nama-nama yang Islami:
    Nama Nabi: Muhammad atau Ahmad, Adam, Idris, Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Ismail, Ishaq, Luth, Ya’qub, Yusuf, Syu’aib, Musa, Harun, Daud, Sulaiman, Ayyub, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Ilyas, Ilyasa’, Dzulkifli, Khaidir. Nama yang diberikan Nabi:Zainab (perempuan), Ibrahim, Mundzir. Nama anak Nabi: Ibrahim, Qosim, Fatimah (Az Zahro), Ummu Kaltsum. Nama-nama orang baik dalam Al Qur’an: Luqman (bapak yang bijaksana), Dzulkarnain (raja yang perkasa).Cucu Nabi: Hasan, HuseinIstri Nabi: A’isyah, Ummu Salamah, Hafsah, Khadijah, Zainab, Shofiyah, Saudah, Maimunah, Juwairiyah. Orang tua Nabi: Abdullah, Aminah, Halimah (ibu susu), Maryam (ibu Nabi Isa). Paman Nabi: Hamzah, Abbas. Sahabat Nabi:Abu Bakar, Umar, Usman, Ali (Khulafaaur Rasyidiin), Zaid bin Harits, Salman Al Farisi, Bilal, Khalid bin Walid, Mu’adz bin Jabbal, Anas bin Malik, Abu Dzar Al Ghifari, Abu Ubaidah, Al Miqdad in Amr bin Tsa’labah, Bara’ bin Malik, Fudhail bin Iyadl At Tamimy, Khobbaab bin Al-Art, Zaid bin Haritsah, Mu’adz Bin Jabal, Mush’ab Bin Umair, Utbah bin Ghazwan, Abdullah Bin Mughaffal, Abdullah Bin Malik, Ubai bin Ka’ab, Hudzaifah.

[haRi peRtama daRi kelahiRan anak]
http://www.almanhaj.or.id/content/905/slash/0

  • Pengertian tahnik secara bahasa dan syr’i adalah mengunyah sesuatu dan meletakkanya di mulut bayi. Maka dikatakan engkau mentahnik bayi, jika engkau mengunyah kurma kemudian menggosokkannya di langit-langit mulut bayi. Dianjurkan agar yang melakukan tahnik adalah orang yang memiliki keutamaan, dikenal sebagai orang yang baik dan berilmu. Dan hendaklah ia mendo’akan kebaikan (barakah) bagi bayi tersebut.
  • Hendaknya yang mentahnik adalah orang yang shalih dari kalangan laki-laki atau wanita. Tahnik dilakukan dengan kurma dan ini mustahab, namun andai ada yang mentahnik dengan selain kurma maka telah terjadi perbuatan tahnik, akan tetapi tahnik dengan kurma lebih utama. Faidah lain diantaranya menyerahkan pemberian nama untuk anak kepada orang yang shalih, maka ia memilihkan untuk si anak nama yang ia senangi.
  • Sebenarnya hikmah tahnik adalah untuk pengharapan kebaikan bagi si anak dengan keimanan, karena kurma adalah buah dari pohon yang disamakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan seorang mukmin dan juga karena manisnya. Lebih-lebih bila yang mentahnik itu seorang yang memiliki keutamaan, ulama dan orang shalih, karena ia memasukkan air ludahnya ke dalam kerongkongan bayi.
  • Ilmu kedokteran telah menetapkan faedah yang besar dari tahnik ini, yaitu memindahkan sebagian mikroba dalam usus untuk membantu pencernaan makanan. Namun sama saja, apakah yang disebutkan oleh ilmu kedokteran ini benar atau tidak benar, yang jelas tahnik adalah sunnah mustahab yang pasti dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, inilah pegangan kita bukan yang lainnya dan tidak ada nash yang menerangkan hikmahnya. Maka Allah lah yang lebih tahu hikmahnya.

[nama-nama islami]
http://www.dzikir.org/b_namais.htm

  • Bagi keluarga muslim hendaknya mencarikan nama yang beridentitas muslim.
  • Asma’ Allah disebut Alhusna karena mengandung arti mensucikan, mengagungkan dan memuliakan. Alhusna adalah suatu kelebihan seperti Maha Sempurna, Maha Mulia, Maha Tinggi, Maha Besar, Maha Kuasa dll.
  • Didalam Asmaul Husna terdapat: [1] Nama-nama ketuhanan yang patut disembah (uluhiyyah), [2] Nama-nama dan sifat Rububiyyah yang hanya dapat dilakukan oleh Allah saja, [3] Nama dan sifat pengawas serta pengontrol, [4] Nama-nama dan sifat-sifat yang disenangi hati, [5] Nama-nama dan Sifat-sifat yang wajib kita contoh untuk perbaikan ahlak kita.
  • Untuk penggunaan nama-nama dan sifat-sifat yang Uluhiyyah dan Rububiyyah, kita harus memakai kata Abdu (hamba), dan yang paling khusus ialah Allah dan Arrahman yang tidak boleh disifatkan kepada selain Allah.
  • Untuk nama-nama Allah yang bersifat akhlaqi orang dapat memakainya tanpa didahului dengan Abdu, tetapi harus dengan ketentuan anggapan bahwa sifat itu terbatas kepada sifat manusiawi dan bukan sifat Ilahi.

[anak adalah pembeRian Allah azza wa jalla]
http://www.almanhaj.or.id/content/2256/slash/0

  • Anak merupakan fitnah [Al-Anfal : 28] atau ujian bagi setiap orang tua yang dapat membawa orang tua kepada kesenangan dunia dan akhirat apabila mereka mendidiknya di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, atau akan membawa mereka kepada kesengsaraan dunia dan akhirat apabila orang tua itu mendidik anak-anaknya di jalan syaithan.

[apakah disyaRiatkan adzan pada telinga bayi yang baru lahiR ?]
http://www.almanhaj.or.id/content/1553/slash/0

  • Ada tiga hadits yang diriwayatkan dalam masalah adzan pada telinga bayi ini: [1]. “Dari Abi Rafi …Aku melihat Rasulullah mengumandangkan adzan di telinga Al-Hasan …”, hadits ini dha’if dilemahkan oleh Ibnu Main, karena perputarannya pada Ashim. [2] “Al-Qasim bin Muthib dari Manshur bin Shafih dari Abu Ma’bad dari Ibnu Abbas …Sesungguhnya Nabi SAW adzan pada telinga Al-Hasan bin Ali pada hari dilahirkannya. Beliau adzan pada telinga kanannya dan iqamah pada telinga kiri…” haditsnya maudhu’ (palsu) dan cacat (ilat). [3] “Siapa yang kelahiran anak lalu ia mengadzankannya pada telinga kanan dan iqamah pada telinga kiri maka Ummu Shibyan (jin yang suka mengganggu anak kecil, -pent) tidak akan membahayakannya…”, hadits Al-Husain bin Ali ini adalah palsu.

[hukum meng adzani anak]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/6/cn/28040

  • Mengazankan bayi merupakan sunnah yang dperintahkan Rasulullah SAW kepada orang tua yang baru kelahiran bayi.
  • Dan diantara salah satu hikmahnya adalah bahwa kalimat pertama yang diperdengarkan pertama kali adalah kalimat tauhid. Diriwayatkan leh Abi Rafi “Nabi SAW mengazani telinga al-Hasan ketika dilahirkan oleh Fatimah ra.” (HR Abu Daud, At-Tirmizy dengan sanad shahih).
  • Kedua hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan memang dalam sanad keduanya ada dho’if (hadits dhaif). Namun hadits yang isiya tentang azan tanpa iqamat adalah hadits shahih.

[Ritual syaR’i menjelang dan sesudah kelahiRan bayi or bayi yang baru lahiR]
http://hidayatullah.com/index.php?option=com_joomlaboard&func=view&id=35565&catid=33

  • Yang dilakukan Bapak/ibu ketika menyambut seorang bayi yang baru lahir: [1] Doa, QS. AL-Furqan ayat 74, [2] Masalah Ari-ari, Kepercayaan tentang penanganan ari-ari bayi tidak pernah kita dapat keterangannya, baik dari Al-Quran maupun dari Hadits-hadits nabawi, semua adalah bagian dari kepercayaan yang menyesatkan. Kita diharamkan untuk mempercayainya, bila ingin selamat aqidah kita dari resiko kemusyrikan. [3] Memotong atau Mencukur rambut bayi merupakan sunah muakkadah, baik untuk bayi laki-laki maupun bayi perempuan yang pelaksanaannya dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran dan alangkah lebih baik jika dilaksanakan berbarengan dengan aqiqah. Dalam pelaksanaan mencukur rambut, perlu diperhatikan larangan Rasulullah SAW untuk melakukan Al-Qaz’u, yaitu mencukur sebagian rambut dan membiarkan yang lainnya (HR. Bukhori Muslim). [4] Aqiqah, adalah sembelihan yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi. Jumhurul ulama menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkaddah baik bagi bayi laki-laki maupun bayi perempuan. [5] Pemberian Nama, Rasululloh SAW menegaskan bahwa suatu nama (al-ism) sangatlah identik dengan orang yang diberi nama (al-musamma). tidak boleh menamakan manusia dengan nama-nama Allah, kecuali dengan menambahkan sebagai hamba Allah, contoh: Abdullah , Muhibbullah, Habiburrahman , dlsb.

[aRti nama anak]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/28926

  • islam memerintahkan kepada para orang tua untuk memberi nama yang baik kepada anaknya, karena dalam nama tersebut terdapat unsur doa. jika makna dari nama itu baik maka berarti kandungan doanya baik, dan begitu juga sebaliknya.
  • Mengazankan bayi merupakan sunnah yang dperintahkan Rasulullah SAW kepada orang tua yang baru kelahiran bayi. Dan diantara salah satu hikmahnya adalah bahwa kalimat pertama yang diperdengarkan pertama kali adalah kalimat tauhid. Diriwayatkan leh Abi Rafi “Nabi SAW mengazani telinga al-Hasan ketika dilahirkan oleh Fatimah ra.” (HR Abu Daud, At-Tirmizy dengan sanad shahih).
  • Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan memang dalam sanad keduanya ada dho?f (hadits dhaif). Namun hadits yang isiya tentang azan tanpa iqamat adalah hadits shahih.

[aqiqah yang syaR’i itu yang sepeRti apa]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/18/cn/26772

  • Aqiqah adalah sembelihan yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi. Jumhurul ulama menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad baik bagi bayi laki-laki maupun bayi perempuan. Pelaksanaannya dapat dilakukan pada hari ke tujuh (ini yang lebih utama menurut para ulama), keempat belas, dua puluh satu atau pada hari-hari yang lainnya yang memungkinkan. Yang lebih utama adalah menyembelih dua ekor kambing yang berdekatan umurnya bagi bayi laki-laki dan seekor kambing bagi bayi perempuan.
  • Dalam pelaksanaan aqiqah sebaiknya dilakukan sendiri oleh orang tua bayi. Kalau toh ingin menitipkannya kepada orang lain, kita harus yakin bahwa hal tersebut dilakukan sesuai dengan tuntutan syari’ah.
  • Terkait dengan keberadaan acara khusus untuk sebuah akikah memang tidak ada. Apakah berbentuk ceramah, pengajian, atau seremoni lainnya. Sebab akikah itu hanyalah menyembelih hewan dan membagikan sebagiannya kepada orang-orang dalam bentuk sudah matang.
  • Tidak harus membuat sebuah seremoni dengan beragam mata acara untuk sebuah akikah. Syariat Islam sebenarnya cukup sederhana dan mudah. Maka jangan dibuat susah.
  • Berkaitan dengan perayaan 40 hari setelah kelahirann jabang bayi, kami berpendapat bahwa hal tersebut bertentangan dengan sunnah Rasululloh SAW.

[aqiqah ketika anak sudah dewasa]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/18/cn/20903

  • Hukum aqiqah adalah sunnah muakkad; bukan wajib. Karena itu, tidak ada keharusan bagi orang tua untuk mengaqiqahi anaknya, apalagi dalam kondisi tidak mampu.
  • Aqiqah untuk anak yang sudah dewasa, bagi kalangan syafii ia tetap bisa dilakukan, sementara bagi sebagian ulama lainnya tidak perlu. Selanjutnya kalangan syafii menyebutkan bahwa biaya aqiqah untuk anak yang sudah dewasa ditanggung oleh si anak sendiri. Sementara, jika masih belum baligh, ia tetap dibiayai oleh sang ayah.
  • Adapun memotong hewan kurban pada saat iedul adha, meski belum melakukan aqiqah, adalah sah dan dibenarkan. Bahkan, menurut para ulama pemotongan hewan kurban itu sudah bisa menggantikan aqiqahnya. Hal ini bisa dilihat dalam kitab Tuhfatul Maudûd li ahkâm al-Mawlûd karya Ibn al-Qayyim dan al-Mawsû’ah al-Fiqhiyyah).

[nama yg sudah terlanjuR dibeRikan…]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/6/cn/28096

  • Islam sangat memperhatikan dalam masalah pendidikan anak. ketika ia lahir, Islam menganjurkan untuk memberi nama kepada anak dengan nama-nama yang baik. karena nanti di hari kiamat, setiap orang akan di panggil oleh Allah Swt dengan namanya dan nama bapaknya.
  • Yang penting adalah nama yang mempunyai arti yang baik, karena ketika seorang ketika di panggil dengan namanya, sebenarnya panggilan itu mengandung doa, oleh karenanya nama yang baik akan mempengaruhi kepada pemilik nama itu, karena ia selalu didoakan ketika ia dipanggil namanya. begitu juga sebaliknya jika nama itu mengandung arti yang tidak baik.

[kuRma adalah makanan peRtama yang digunakan untuk mentahnik bayi]
http://www.almanhaj.or.id/content/2230/slash/0

  • Menurut Imam An-Nawawy dibolehkan mentahnik dengan selain kurma, akan tetapi As-Sunnah hanya menyebutkan kurma sebagai bahan tahnik, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mentahnik Ibrahim bin Abi Musa, Abdullah bin Zubair dan Abdullah bin Abi Thalhah. Maka, sebaiknya tidak mengganti kurma dengan bahan lainnya.

[sunnah-sunnah dalam menyambut kelahiRan bayi]
http://saufik.blogspot.com/2007/07/sunnah-sunnah-dalam-menyambut-kelahiran.html

  • Terhadap keluarga bayi: [1] Memberikan kabar gembira tentang kelahiran si bayi kepada keluarga dan kerabat orang tua si bayi. [2] Memberikan ucapan selamat atas kelahiran bayi dan mendo’akannya.
  • Terhadap bayi: 1. Mengumandangkan adzan, 2. Tahnik, 3. Pemberian nama, 4. Aqiqah, 5. Cukur rambut, 6. Khitan / sunat.
  • Cara mentahnik ialah dengan meletakkan sedikit kurma yang sudah dikunyah diatas tangan orang yang melakukan tahnik, lalu memasukkan tangan/jari yang berisi kunyahan kurma kemulut bayi kemudian menggerak-gerakkan kunyahan kurma tersebut kekanan dan kekiri. Jika tahnik tidak bisa dengan kurma bisa juga dilakukan dengan madu atau bahan apa saja yang penting manis. Ketika melakukan tahnik kurma tidak harus dikunyah, namun bisa juga dilembutkan dengan cara lain. Orang yang melakukan tahnik adalah ayah, atau ibu si bayi atau salah seorang ulama yang do’anya diharapkan diterima Allah Ta’ala.
  • Di antara hikmah adalah tahnik secara langsung menggerakkan kerja tulang-tulang mulut dan peredaran darah didalamnya. Ini otomatis latihan bagi bayi untuk menyedot dan menetek ASI dari ibunya dan juga bukan menjadi rahasia lagi bahwa kurma atau madu mempunyai kandungan gula yang tinggi sehingga stok / persediaan zat gula pada bayi tetap terjaga.
  • Cukur rambut berlaku bagi bayi laki-laki maupun bayi perempuan.Cukur rambut dilakukan jika kondisi memungkinkan. Jika bayi tidak punya rambut atau rambutnya sedikit sehingga tidak memungkinkan dicukur, maka bayi tidak perlu dicukur. Tidak dibolehkan hanya mencukur sebagian dan membiarkan sebagian yang lain tidak tercukur. Bersedekah dengan perak seberat rambut bayi kepada fakir miskin.
  • Khitan yaitu pemotongan prepotium (kulup) yang mengelilingi kepala kemaluan anak laki-laki dan pemotongan sebagian kecil clitoris (atau penggoresan clitoris) bagi anak perempuan. Khitan disunnahkan dilakukan pada hari ketujuh dan boleh dilakukan sesudahnya, serta wajib ketika anak telah mencapai usia akil baligh.

——————————————-
InsyaAllah…
dalam bulan April ini, Allah swt mengamanahkan satu lagi mujahid untuk oRiD dan istri..
insyaAllah..
Majid dapet adek baru.. kata dokter sih cowok lagi.. akhir bulan april ini.. :) mohon bantu doa semoga proses kelahiran nya lancar dan normal..

btw..
dalam file yang bisa di download di bawah ini, selain kumpulan artikel terkait, terdapat juga file “daftaR nama-nama.xls”.. daftar nama-nama bayi yang oRiD dari berbagai sumber, baik nama-nama islami maupun lainnya. Bagi anda yang sedang mencari nama untuk calon bayinya, silahkan bisa digunakan file tersebut, semoga berguna..
*hmmm… apa yah nama yang bagus utk adik nya Majid??*

HOTD-aRti sebuah n…
buka folder HOTDfiles

[DKMB] scReen saveR idul fitRi .. met lebaRan..

DariKecilMenjadiBesar, Family 11 Comments »

Assalamu’alaikum wr.wb.

salam ukhuwah..

telah sampai kita pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan ini..
tak terasa bulan penuh ampunan ini akan meninggalkan kita..
semoga kita memperoleh barokah dan ketaqwaan selama bulan Ramadhan ini..
semoga kita terlahir fitrah seiring dengan datangnya 1 syawal..
*jangan lupa zakat fitrah nya :)*
semoga kita dapat selalu istiqamah dalam amal ibadah selama 11 bulan ke depan..
amin.. amin..
link donlod dan gambarnya

maRhaban yaa Ramadhan..

DariKecilMenjadiBesar, Family 8 Comments »

Assalamu’alaikum wr.wb.
tidak terasa waktu telah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan, bulan nan suci yang penuh berkah. Di bulan ini adalah kesempatan kita semua utk dapat meningkatkan amal ibadah, karena pada bulan ini Allah swt melipatgandakan pahala.
oRiD sekeluarga mengucapkan maaf atas sgala salah
semoga keberkahan Ramadhan dapat kita rasakan bersama..
Read the rest of this entry »

[HOTD] anak shOleh

Family, Hadith of the Day 7 Comments »

Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.
(QS. Al Kahfi, 18 : 46)

Hadis Riwayat Imam Muslim, daripada Abu Hurairah r.a sabda Rasulullah s.a.w;
“Apabila mati anak Adam, maka terputuslah segala amalannya melainkan tiga perkara : Sedekah jariah, Ilmu yang bermanfaat dan Anak soleh yang mendoakan untuknya“.
Read the rest of this entry »

Majid jalan-jalan

Family 1 Comment »

teman-teman…
Majid mo cerita tentang jalan-jalan Majid sama Ayah dan Ibu nih…

Majid awali dari muley shubuh aja yah… ;) iya… waktu ayah dan ibu lagi siap-siap mau sahur, Majid masih asik bobo’ nih…
Ayah ama Ibu baek ama majid… waktu majid bobo’, Majid di selimutin, dijagain, dan Ibu selalu siap kalo Majid laper… klo Ayah, waktu Majid laper dan terbangun, cuma bisa bantuin Ibu siap-siapin yang diperluin aja, kayak air anget, kapas, dan yang laennya… abis itu.. Ayah nerusin tidur, iya.. karena Ayah harus siap-siap buat kerja…

paginya..
Majid udah bangun nih…
biasanya Majid klo udah bangun gini, Ibu langsung periksa Majid, celana Majid basah ngga… siapa tau Majid waktu bobo’ tadi ngompol, ato malahan Majid e-ok… :D langsung deh Ibu ato Ayah ngganti-in popok dan celana Majid…
klo udah digantiin gitu..
Majid pasti seneng banget deh.. Majid suka tendang-tendang kaki Majid… tuh liat aja difotonya.. saking kencengnya tendang-tendang kaki Majid, ampe gak keliatan ama kamera…

Abis itu, Majid dimandi-in…
maaf yah.. Majid gak liatin foto Majid lagi dimandiin… kalo kata ayah… disensor.. :D abis dimandi-in.. Majid dipake-in baju yang baru..
karena Ayah ama Ibu bilangnya mo pergi jalan-jalan, Majid jadinya pake pampers tuh… biar pipis ama e-ok nya gak kemana-mana kata Ayah
Asiikkk..
ternyata Majid dibawa jalan-jalan ke BIP ama Ayah dan Ibu..
Majid ditaro didalam troli ama Ayah, jadi Majid bisa keliling-keliling ama Ayah Ibu sambil liat-liat… asik juga…
eh… tau gak..
waktu Majid didalam troli… banyak orang-orang lho yang bilang Majid lucu… heheheh.. Majid jadi tersipu-sipu deh….

Majid ama Ayah Ibu jalan-jalan di sekitar BIP ampe malem…
Ayah ama Ibu buka puasa di deket-deket BIP juga tuh..
banyak juga yang Majid liat-liat kmaren…
capek juga nih,..
ampe Majid terkapar begini…
hhhhhh……

Ayah…
Ibu…
makasih yah…
ntar jalan-jalan lagi yah….

meRdeka… untuk anakku…

Family, inteRmezzo No Comments »

acara tujuhbelasagustusan di eRTe dirumah udah dimuley dari sebulan sebelumnya, diawali dengan pertandingan olahraga antar eRTe se-eRWe..
makin deket ke hari-H, makin seru.. tiap eRTe berkreasi untuk meramaikan suasana..
karang taruna eRWe pun gak kalah seru bikin acara tuh…
kmaren, sabtu lalu tgl 13 agustus, eRWe ku ngadain cerdascermat kelas SD-SMP antar eRTe, berbarengan dengan itu, eRTe ku bikin acara khusus buat anak2 juga…
yang membuat aku gelenggeleng kepala… acara yang dibuat eRTe ku adalah lomba JOGED dangdut!!! … ckckckckck… benerbener bertolak belakang dengan acaranya eRWe… ckckcckckck… yang bikin gelenggeleng lagi, tuh anakanak eSDe ampe eSeMPe tuh pada pinter ber-Goyang INUL !! ckckckck…
yaAllah… mo dikemanain nih bangsa Indonesia-ku….

Majid… anak-ku..
insyaAllah Ayah-Ibu mu ini akan berusaha untuk mendidik dan mengarahkan engkau untuk menjadi seorang anak, seorang manusia yang tidak saja beramal dan berguna untuk diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan, bangsa, dan negara….
Majid… anak-ku…
memang berat apa yang akan engkau hadapi nanti, tetapi jangan pernah engkau mengeluh dan berputus asa… jangan patah semangat, karena Allah akan selalu ada disisimu baik dalam suka maupun duka…
Engkau pasti bisa anak ku…
Engkau pasti bisa Zamdi Ahmad Majid…

ZamdiAhmadMajid

Family 2 Comments »

dari awal *bahkan sebelum tau co/ce :) *
oRiD udah dapet nama “Muhammad Zamdi Majid”..
seiring waktu.. kayaknya lebih bagus *didenger* jadinya “Zamdi Ahmad Majid”…
trus pas aqiqah… ustadz nya bilang klo “Majid” itu asma’ul husna … *heheheh.. lupa euy..*
trus jadinya “Zamdi Abdul Majid” …
trus… karena udah jatuh cinta ama “Zamdi Ahmad Majid”, ya udah deh.. jadi nya adalah
“Zamdi Ahmad Abdul Majid” …
biarin kepanjangan juga… *biar ngga ke tuker:)*
trus pas surfing… liat di internet *lengkapnya klik disini* katanya begini:

Read the rest of this entry »

yeeeeeeeeeeeeee……. ;)

Family No Comments »

15

ini dia jagoan kita…
lahir hari Senen tgl 11 Juli 2005
jam 08.03 wib
di Rumah Sakit Al-Islam, Soekarno-Hatta Bandung..
alhamdulillah lahir Normal
dengan berat 2.8kg dan panjang 50cm

yeeeeeeeeeeeeee……. ;)

amanahMu

Family No Comments »

13

jadi IBU…. :) ya ALLAH…
beri hambaMu kekuatan serta kemampuan untuk dapat membawa amanah dari Mu ini menuju jalan yang Engkau ridhoi…
ya ALLAH…
jadikanlah anak hamba, anak yang dapat selalu memperjuangkan agamaMu, anak yang dapat menjadi kebanggaan orang tua maupun agama ISLAM…
amin…

my baby is a boy

Family No Comments »

hari jum’at kemaren, oRiD dan Sadtu pergi ke dokter buat cek, tujuan utama sih pengen tau jenis kelamin si dede’ ;) trus pas di-USG di dokter.. ternyata si dede’ malu-malu.. abis anunya kagak keliatan, ditutupin kaki si dede’ … :D.. Dokter bilang kalo berat bayi masih kurang 4ons, masih perlu makan yang banyak… *heheheh. gak rajin makan es krim kali yah…* trus kaanya perlu di USG besar.. biar bisa lebih ter-kontrol, biar bisa keliatan perkembangan si dede’, dll..
besoknya (sabtu) walopun mesti masuk kerja buat ngerjain TPSDP *ijin dateng telat*… oRiD dan Sadtu pergi ke RSHS buat USG besar..
hasilnya….
si dede’ punya dua telor kata dokter… :)
jantungnya bagus…
beratnya 2,7kg … cukup…
alhamdulillah semua bagus…


yah.. si dede’ ternyata cowok…
mulai deh nyari2 nama yang cocok…
yah sementara ini baru dapet satu nama..
Muhammad Zamdi Majid” …
Muhammad… artinya terpuji… ya selaen karena sunah juga tentunya…
Zamdi… gak ada artinya sih, cuma pelesetan dari *perkiraan* bulan kelahiran si dede’, yaitu bulan Jumadil Awal, Jumadil akhir…
Majid.. artinya kemuliaan
Sadtu juga setuju *untuk sementara ini, hehehe*, ya kita juga sambil nyari-nyari lagi yang kira-kira okeh..