[DOA] setelah shalat faRdhu
Doa dan Adab Maret 26th, 2007Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
(Q.S. Al Ahzab, 33 : 42-43)
1. Apabila Rasulullah SAW berpaling dari shalatnya, maka beliau :
a. Membaca Istighfar 3 X
b. Membaca dzikir berikut :
اللهم أنت السـلام ومنك السلام تباركت يا ذاالجلال ولإكرام
Allohumma antassalam, waminkassalam, tabarokta yaa dzaljalali wal ikraam
“Ya Allah, Engkaulah Salam, dan daripada-Mu kesejahteraan, serta Maha Besar kebaikan-Mu, ya Allah yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan.†(H.R. Jamaah selain Bukhary)
2. Rasulullah s.a.w bersabda: Kamu bertasbih Ø³ÙØ¨Ù’ØÙŽØ§Ù†ÙŽ Ø§Ù„Ù„Ù‡Ù bertakbir الله٠أَكبر٠dan bertahmid الØÙ…Ø¯Ù Ù„ÙØ§Ù„لهÙÙ setiap kali setelah selesai dari sembahyang sebanyak tiga puluh tiga kali (H.R. Bukhari-Muslim)
3. “Barangsiapa setiap selesai shalat membaca Tasbih 33 kali, membaca tahmid 33 kali, takbir 33 kali hingga jumlahnya 99, lalu mencukupkan dengan bacaan:
لَا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙŽ Ø¥Ùلَّا اللَّه٠وَØÙ’دَه٠لَا شَرÙيكَ لَه٠لَه٠الْمÙلْك٠وَلَه٠الْØÙŽÙ…ْد٠وَهÙÙˆÙŽ عَلَى ÙƒÙلّ٠شَيْء٠قَدÙيرٌ
Laa Ilaaha Illalloh wahdahu laasyariikalah lahulmulku walahulhamdu wahuwa ‘alaa kulli syaiin qadiir
Maka diampunilah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan sekalipun (H.R. Ahmad, Bukhari, Muslim dan Abu Daud)
4. Berdoa Setelah Dzikir
Ada banyak sekali doa-doa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dan semua doa itu sangat baik untuk dibaca setiap selesai shalat. Namun di sini hanya akan dituliskan beberapa doa saja.
اللَّهÙمَّ لَا Ù…ÙŽØ§Ù†ÙØ¹ÙŽ Ù„Ùمَا أَعْطَيْتَ وَلَا Ù…ÙØ¹Ù’Ø·ÙÙŠÙŽ Ù„Ùمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْÙَع٠ذَا الْجَدّ٠مÙنْكَ الْجَدّÙ
“Ya Allah! Tidak ada siapa yang boleh menghalangi apa yang Engkau berikan, tidak ada siapa yang dapat memberi apa yang Engkau tegah dan tiada siapa yang berkuasa memberikan manfaat selain daripadaMu†(H.R. Bukhari-Muslim)
اللهم أعني على ذكرك وشكرك Ùˆ ØÙ€Ø³Ù† عبادتك
“Ya Allah, bantulah saya untuk senantiasa berdzikir kepada-Mu, senantiasa mensyukuri ni’mat-Mu dan senantiasa membaguskan ibadah kepada-Mu.†(H.R. Ahmad, Abu Daud dan Nasai)
اللهم أجرني من النار
(7x)
“Ya Allah, lindungilah aku daripada api neraka) dibaca 7 kali tiap ba’da shalat (Maghrib dan Shubu) (H.R. Muslim)
اللَّهÙمَّ Ø¥ÙنّÙÙŠ أَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨Ù’ن٠وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…Ùنْ أرد إلى أرذل العمر
وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…Ùنْ ÙÙØªÙ’نَة٠الدنباَ وَأَعÙوذ٠بÙÙƒ Ù…Ùنْ عَذَاب٠الْقَبْرÙÙ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan aku berlindung kepada-Mu dari mencapai umur yang suburuk-buruknya (kepikunan) dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur.†(H.R. Bukhari dan Tirmidzy)
اللهم إني أسألك علما Ù†Ø§ÙØ¹Ø§ ورزقا واسعا وعملا متقبلا
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar diberi ilmu yang manfaat, rezeki yang luas, dan amalan yang diterima.†(H.R. Ahmad, Ibnu Syaibah, dan Ibnu Majah)
Adab-adab Berdoa Di sekitar Shalat Fardhu
a) Berdoa dengan perut yang diisi dengan yang halal (H.R. Ibnu Mardawaih)
b) Menghadap kiblat (H.R. Al-Bukhary)
c) Memperhatikan saat yang tepat untuk berdoa, seperti di tengah malam dan sehabis shalat fardhu (H.R. Turmudzy) (Lihat Bab Awal buku ini)
d) Mengangkat kedua tangan setentang kedua bahu (H.R. Abu Daud)
e) Memulai dengan istighfar, memuji Allah, dan membaca shalawat (H.R. Muslim, Abu Daud, Turmudzy, dll)
f) Harus ada sikap tawadhu’ (rendah hati) dan tadharru’ (rendah diri) dan rasa takut (Q.S. 7: 205)
ÙˆÙŽØ§Ø°Ù’ÙƒÙØ±Ù’ رَبَّكَ ÙÙÙŠ Ù†ÙŽÙْسÙÙƒÙŽ ØªÙŽØ¶ÙŽØ±Ù‘ÙØ¹Ù‹Ø§ ÙˆÙŽØ®ÙÙŠÙَةً وَدÙونَ الْجَهْر٠مÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ù‚ÙŽÙˆÙ’Ù„Ù Ø¨ÙØ§Ù„Ù’ØºÙØ¯Ùوّ٠وَالْآصَال٠وَلَا تَكÙنْ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْغَاÙÙÙ„Ùينَ
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.†(Q.S. Al-A’raf : 205)
g) Menyederhanakan suara, antara bisik-bisik dengan suara keras (Q.S. 17 : 110)
Firman Allah :
وَلَا تَجْهَرْ Ø¨ÙØµÙŽÙ„َاتÙÙƒÙŽ وَلَا ØªÙØ®ÙŽØ§ÙÙØªÙ’ بÙهَا وَابْتَغ٠بَيْنَ ذَلÙÙƒÙŽ سَبÙيلًا
“Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu (doamu) dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”
h) Tidak berdoa untuk keburukan atau memutus tali silaturahmi (H.R. Ahmad)
i) Tidak terburu-buru, maka doanya tidak akan dikabulkan. Terburu-buru maksudnya, belum waktunya dikabulkan lalu berkata : “Saya sudah berdoa terus tetapi belum dikabulkanâ€.
j) Berdoa tidak boleh setengah hati dan berkata kepada Allah : “Sekiranya Engkau mengendaki/sekiranya Engkau mau………….†(H.R. Abu Daud)
k) Memilih kalimat-kalimat yang luas maknanya, tidak tertuju kepada kepentingan yang sesaat dan ruang lingkupnya sempit (H.R. Ibnu Majah)
Misalnya : perkataan pangkat, jabatan, lulus ujian diganti kebaikan dunia, Perkataan uang, materi tertentu diganti dengan rezki yang luas, Perkataan badan langsing, kurus, kuat, dll diganti dengan kesehatan, Perkataan pintar, ilmu tinggi diganti dengan ilmu yang manfaat, Perkataan anak yang bergelar tinggi diganti dengan anak yang saleh
l) Jangan mendoakan diri, keluarga, anak, harta, pelayan dengan doa yang buruk (H.R. Jabir)
m) Isi doanya dimulai dari mendoakan diri sendiri dulu, baru untuk yang lain (H.R. Tirmidzy)
n) Menyapu muka dengan kedua telapak tangan setelah selesai berdoa. Hadits-hadits tentang ini semuanya lemah. Namun Hafizh Ibnu Hajar berkata bahwa karena banyaknya hadits tersebut , maka derajatnya bisa hasan. Imam Nawawy berkata bahwa menyapu muka untuk dipakai sendiri dibolehkan (Al-Adzkar : 175). Wallahu A’lam.
Links:
[kenapa haRus beRdzikiR]
http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=141
[tuntunan shalat menurut al-quRan dan as-sunah]
http://www.agusharis.net/download/risalah_shalat.pdf
[mengangkat tangan pada waktu beRdO’a setelah shalat faRdhu]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1039&bagian=0
[mengangkat tangan saat beRdOa setelah selesai shalat]
http://dzakiyah07.wordpress.com/2007/02/16/mengangkat-tangan-saat-berdoa-setelah-selesai-shalat/
[fatwa-fatwa penting tentang shalat]
http://wapena.org/documents/seputar%20shalat.pdf
[dzikiR setelah shalat]
http://aliph.wordpress.com/2007/01/24/dzikir-setelah-shalat/
[dzkiR, wiRid dan dOa sesudah shalat]
http://rabbasa.or.id/dzikir_dan_wirid_sesudah_shalat.htm
[meninggalkan dO’a]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=677&bagian=0
[wiRid / dOa setelah shOlat faRdlu]
http://kanjengsinuwun.blogspot.com/2006/04/wirid-doa-setelah-sholat-fardlu.html
[dzikiR setelah shalat]
http://islamhouse.org/id/books/pdf/3144.pdf
-perbanyakamalmenujusurga-
| setelah shalat faR… |
| buka folder Doa dan Adab |
Maret 27th, 2007 at 8:29 am
terimakasih pencerahannya mas.
Maret 27th, 2007 at 10:47 am
alhamdulillah…
aku hanya sharing ilmu yg aku punya sambil aku belajar dan belajar lagi…
masih banyak yg harus aku pelajari karena memang aku sangat sedikit sekali paham akan ilmu islam..
mari kita sama2 perdalam islam dan perkuat iman…
Maret 29th, 2007 at 7:59 pm
Setuju…islam tidak akan maju kalo umatnya tidak maju..
Bermanfaat sekali postingannya. terimakasih mudah2an kita semua mendapatkan hidayahNya untuk mengerjakan itu
April 3rd, 2007 at 3:40 am
Terima kasih mas
Agustus 7th, 2007 at 5:32 am
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, syukran ya habibi. Terima kasih Mas, aku numpang copy-paste beberapa bagian dari blog Mas. Semoga bermanfaat bagi kita Semua. Amin.
::oRiDo::
wa’alaikum salam wr.wb.
alhamdulillah.. silahkan mas Fari..
Agustus 15th, 2007 at 2:30 am
makasih mas…
::oRiDo::
alhamdulillah..
Oktober 1st, 2007 at 10:51 am
matur suwun mas kulo numpang kopy Semoga bermanfaat bagi kita Semua. Amin.
::oRiDo::
amin..
silahkan di sebarkan ke yang lain..
Oktober 26th, 2007 at 1:21 pm
ijinkan aku copy paste ya, mas…. semoga mendapat ridlo ALLAH SWT, amiiin..
::oRiDo::
silahkan mas Yon..
makasih buat do’a nya..
Nopember 9th, 2007 at 10:44 am
Terima kasih Mas Orido…
Semoga bermanfaat buat kita semua, Amin ya Robbal alamin.
Mas…
Kalo bisa doa diatas yang masih pake huruf “arab gundul” bisa tolong dilengkapi atau dibantu dengan huruf latin. mungkin ada diantara saudara saudara kita (termasuk saya :p ) yang kurang paham membaca huruf tanpa ada tanda-tanda (fatah, domah, kasroh, sukun, siddah).
sekali lagi terima kasih Mas Orido.
::oRiDo::
amin.. makasih juga mas Donnie.. makasih doa nya..
oke, ntar klo aku udh dapat referensi nya *bantu doa, semoga secepatnya*, aku segera lengkapi..
insyaAllah..
Nopember 26th, 2007 at 1:09 pm
Pak,
sy dengar bahwa dulu
Nabi Muhammad saw tidak pernah berdoa sambil mengangkat tangan setelah sholat fardlu. apakah ini benar ?
::oRiDo::
ada doa-doa yang memang diwajibkan utk mengangkat tangan, ada juga yang tidak diwajibkan. Berdasarkan hadist berikut:
maka pada dasarnya saat berdo’a kita dianjurkan untuk mengangkat tangan sehingga rinciannya adalah sebagai berikut:
1. Do’a-do’a yang dianjurkan berdasarkan dalil, maka mengangkat tangan dianjurkan, semisal saat do’a istisqo’.
2. Do’a yang tidak dianjurkan untuk mengangkat tangan berdasarkan dalil, maka mengangkat tangan dalam hal ini tidak dianjurkan, semisal do’a ketika sujud, tasyahud dan do’a khotib dalam khutbah jum’at.
3. Do’a yang tidak ada dalil yang menunjukkan untuk mengangkat tangan atau tidak mengangkat tangan maka pada dasarnya tetap dianjurkan untuk mengangkat tangan berdasarkan Hadits di atas. (Lihat Fiqh ‘Ad’iyyah wal Adzkar 2/182).
sumber: Mengangkat Tangan Ketika Berdoa
untuk penjelasan lebih lengkap, silahkan kunjungi link berikut:
[Berdoa Dengan Mengangkat Tangan]
Maret 6th, 2008 at 8:21 am
syukron, yaa akhi buat tulisannya.
::oRiDo::
alhamdulillah..
silahkan disebarkan kembali..
Maret 6th, 2008 at 2:57 pm
kalo ditambah mengusap muka setelah berdoa gimana tuh akh?
::oRiDo::
setahu saya, mengusap muka setelah shalat/berdoa bukan sunnah nabi (tidak di contohkan oleh Rasulullah), dan tidak ada hadis yang shahih berkaitan dgn hal ini.
sebagai bahan bacaan, silahkan klik:
[mengangkat tangan ketika membaca dO’a qunut, mengusap wajah setelah beRdO’a dan ucapan amin]
Tidak ada satu pun hadits yang shahih tentang mengusap muka dengan telapak tangan setelah berdo’a. Semua hadits-haditsnya sangat lemah dan tidak bisa dijadikan hujjah, jadi tidak boleh dijadikan alasan tentang bolehnya mengusap.
Karena tidak ada contohnya dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka mengamalkannya merupakan perbuatan bid’ah.
[tanya - hadist mengusap wajah]
Berkata Ust. Abdul Hakim Abdat tentang hadits ini (red: ttg mengusap muka): Sangat Lemah. Riwayat Imam Tirmidzi (Abdul Hakim bin Amir Abdat, Hadits Hadits Dlaif dan Maudlu 1, Darul Qalam, Jakarta, Cet. I, 2003 M, hal. 141).
Maret 22nd, 2008 at 10:48 am
Hamdallah, syukron kini aku mengisi hidup ini lbh ringan. Terima kasih
::oRiDo::
alhamdulillah…
mari sama2 belajar dan beramal..
Maret 22nd, 2008 at 10:53 am
Mhn minta ilmu supaya saya bs dpt hidup yg qanaah, terima kasih
::oRiDo::
hmmm….
qanaah merupakan rasa syukur kita kepada Allah swt berkaitan dengan harta benda atau materi yang kita terima..
mungkin agar dapat hidup qanaah, yang mesti kita lakukan adalah ikhlash dan tidak pernah suudzhon sama Allah swt..
insyaAllah nanti aku coba cari bahan seputar qanaah utk di posting di blog ini..
makasih..
Oktober 17th, 2008 at 10:50 am
assalamualaikum,
bagaimana caranya menampilkan tulisan arab? saya pakai Firefox 3.0 maupun IE6 tidak muncul
mohon bantuannya
wassalam